islam

Islam Pembawa Damai

Apa yang menjadikan Islam sebagai agama kedamaian ?

Nama Islam itu sendiri sudah merupakan suatu hal yang unik. Itulah pertama kalinya dalam seluruh sejarah agama di dunia, bahwa ternyata ada agama yang secara harfiah bermakna “kedamaian”. Kata Islam memiliki dua konotasi, pertama adalah tunduk dan penyerahan diri sepenuhnya kepada kehendak serta perintah Allah dan kedua,artinya adalah damai. Selain itu, Islam adalah agama yang ditegakkan oleh Allah s.w.t sendiri.

Allah s.w.t mempunyai berbagai fitrat dan salah satunya adalah As-Salam yang berarti pembawa kedamaian. Orang yang beriman kepada Islam disebut muslim. Definisi dari seorang muslim adalah “seseorang yang sepenuhnya damai dengan dirinya sendiri dan yang mengembangkan kedamaian dalam masyarakat”. Sebuah definisi yang cantik tentang arti kata muslim telah diterangkan oleh insan agung Nabi Muhammad saw yang menyatakan :

“Seorang muslim adalah seseorang yang dari tangan maupun lidahnya, semua orang menikmati keamanan dan keselamatan”. (Bukhari)

Dalam pengertian hakikinya, hanya orang yang tidak mengakibatkan mudharat bagi orang lain yang bisa secara jujur dan benar dikatakan sebagai muslim.

Ada beberapa hal lain yang juga perlu menjadi perhatian, diantaranya :

Salam yang diucapkan umat muslim adalah “Assalamualaikum” yang artinya “salam selamat atas diri anda”. Tempat asal mula Islam adalah Mekah yang disebut “baladul Amin” yang artinya adalah “Kota damai”. Kitab suci Al -Qur’an diwahyukan kepada Nabi suci Muhammad saw oleh malaikat yang dikenal sebagai “Ruhul Amin” atau malaikat kedamaian. Terakhir, sebutan yang dikenakan kepada wujud Rasulullah saw oleh lawan-lawan beliau saat sebelum pernyataan diri beliau sebagai nabi adalah “Al-Amin” yang artinya adalah orang yang paling bisa dipercaya dan paling damai di muka bumi.

Tulisan di atas adalah cuplikan dari artikel yang saya baca belum lama ini. Saya merasa tertarik dengan pengertian Islam yang sebenarnya ternyata sangat indah. Terasa kontras sekali dengan realita yang terjadi di negeri ini. Lantas timbul pertanyaan, bagaimana dengan diri kita, sudahkah menjadi muslim sejati? menjadi insan-insan pecinta damai? Atau masih lebih tertarik menghalalkan kekerasan yang dikemas atas nama agama?

Intimidasi dan kekerasan atas nama agama oleh satu golongan terhadap golongan lain, jelas menodai dan menajiskan arti kata “damai” yang menjadi inti dari apa yang disebut Islam. Keselamatan kemanusiaan tergantung pada kemauan menerima agama perdamaian ini secara total dan utuh. Islam adalah agama yang tidak mengenal perbedaan di antara manusia dan menghancurkan semua rintangan diskriminasi yang berupa warna kulit dan kepercayaan yang telah memecah belah manusia.

Islam tidak mengizinkan adanya eksploitasi, baik sosial, politis, ekonomi atau pun keagamaan. Filsafat politik Islam tidak memberi ruang pada diplomasi palsu atau yang menyesatkan. Agama ini berpegang pada moralitas absolut dan mensyaratkan keadilan dan kejujuran kepada teman mau pun musuh di semua bidang aspek kehidupan manusia.

Islam tidak mengizinkan pemaksaan dalam penyebaran agamanya dan tidak juga membolehkan agama lainnya melakukan hal tersebut. Berkecimpung dalam terorisme, walaupun atas nama tujuan yang paling mulia sekali pun, sama sekali tidak sejalan dengan ajaran Islam.

Islam adalah penawar bagi semua penyakit dan kesulitan dari masyarakat yang sedang menderita sekarang ini. Islam mengajarkan bahwa kecuali kita belajar hidup secara damai dengan diri sendiri dan dengan sesamanya maka ia tidak akan pernah bisa berdamai dengan Tuhannya.

barkatlangit.wordpress.com🙂 Sharing whatever can be shared

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s